FIQH AL-DARAR Pendahuluan Makashid al-syari’ah atau yang biasa disebut dengan tujuan hukum Islam memiliki peranan yang sangat penting bagi perkembangan syariat Islam pada waktu yang akan datang. Syari’at Islam secara umum bertujuan untuk mewujudkan kemaslahatan umum kepada setiap orang dan menolak kemudharatan bagi kehidupan seorang di muka bumi. Ibun asyur […]

DASAR EPISTEMOLOGIS Menurut Jujun S. Suriasumantri, dasar epistemologis yaitu metode atau cara-cara mendapatkan pengtahuan yang benar. Kemudian Amsal Bakhtiar menjelaskan, emistemologis yaitu cabang filsafat yang berurusan dengan hakikat dan lingkup pengetahuan, pengadaian dan dasar-dasar serta pertanggungjawaban atas pertanyaan mengenal pengetahuan yang dimiliki. Pengetahuan yang diperoleh manusia melalui akal, indra, dan […]

Kadang-kadang publik disuguhi pertanyaan dalam alam bawah sadar, dan ada juga menjadi perbincangan ringan tentang persoalan tentang terjadi “perbedaan” dalam memulai puasa bulan romadhan. Ada juga perbedaan permulaan ramadhan juga dikaitkan dengan sesuatu yang berbau politis. Umpamanya ada kalimat begini yang kadang beredar di media sosial: “ puasa saja tidak […]

Persoalan pengaturan suara Toa di bulan Ramadhan sebenarnya sudah ada sejak zaman Orde Baru, yaitu Instruksi Dirjen Bimas 101/1978. Ini juga tertuang dalam aturan di kementrian agama era soeharto. Dan pada tahun 2022 kementrian agama mengeluarkan Surat Edaran Menteri Agama No.SE 05 tahun 2022 tentang pedoman penggunaan Toa di Masjid […]

DASAR ONTOLOGI Dasar ontologis menurut Jujun S. Suriasumantri, yaitu bicara tentang ahkikat apa yang dikaji. Amsal Bakhtiar mengemukakan Ontologi bersasal dari bahasa Yunani, yaitu on/ontos yakni ada, dan logos yakni ilmu, sehingga ontologi adalah ilmu tentang yang ada. Menurut isitilah ontologi adalah ilmu yang membahas tentang hakikat yang ada baik […]

DINAMIKA HUKUM ISLAM Pendahuluan Dalam paradigm positivism hukum islam, undang-undang (wet), oponen ahli (expertise) dan yurisprudinsi klasik dipikirkan sebagai sesuatu yang lengkap dan final sehingga hakim sebagai pengguna hukum hanya tinggal menerapkanya secara mekanis dan linier sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Paradigm positivistic dalam memahami hukum islam melahirkan konsekuensi logis berupa […]

ALIRAN SOSIOLOGI HUKUM Aliran Positif  Aliran positif hanya ingin membicarakan kejadian yang dapat diamati dari luar secara murni. Mereka tidak mau sedikit pun memasukkan ke dalam kajiannya hal-hal yang tidak dapat diamati dari luar, seperti nilai, tujuan, maksud dan sebagainya. Cara kerja sosiologi hukum menurut black. Ia hanya berurusan dengan […]

PERKEMBANGAN FILSAFAT BERDASARKAN LATARBELAKANG WILAYAH Filsafat barat Filsafat barat bermula di yunani. Bangsa yunani mulai menggunakan akal ketika mempertanyakan mitos yang berkembang di masyarakat sekitar abad vi sm. Perkembangan pemikiran ini menandai usaha manusia untuk menggunakan akal dalam memahamis egala sesuatu. Pemikiran yunani sebagai embrio filsafat barat berkembang menjadi titik […]

CIRI-CIRI BERFIKIR FILSAFAT  Radikal . Radik (radix/yunnani) berarti akar atau dapat pula diartikan dengan mengakar dan berakar. Inilah ciri berfikir pertama siapapun yang layak disebut filsuf. Akar atau radix direlasikan bahwa filsuf mempunyai kemampuan berfikir yang pada taraf tertentu sampai pada akar persoalan. Ke suatu titik yang tidak mungkin dijangkau […]

DEFINISI SOSIOLOGI HUKUM Definisi sosiologi hukum George Gurvith, sosiologi hukum adalah bagian dari sosiologi manusia yang menelaah kenyataan sosial tetnang hukum. Pernyataan yang konkret itu dapat diamati dari luar, berupa perilaku atau tindakan kolektif yang  efektif (biasanya dijumpai dalam organisasi, praktek tradisi, pemabaharuan tindakan dan sebagainya), berupa materi atau subtansi […]