BULUGHUL MARAM-AHKAMUL ‘AQLI

Bagikan :

Ahkamul ‘aqli adalah ketetapan-ketetapan atau keputusan-keputusan yang diambil oleh ‘aqal dengan berfikir, terkadang dengan sepintas-lalu, terkadang dengan sebentar dan terkadang dengan lanjut.

Ahkamul ‘aqli dibagi menjadi tiga:

  1. Wajib, 2. Mustahil, 3. Ja’iz

Yang dikatakan wajib pada ‘aqal itu, ialah satu perkara yang aqal menetapkan adanya atau ‘aqal mengatakan mesti begitu.

Contoh seperti:

  1. Dua dengan dua, ‘aqal menetapakan mesti empat.
  2. Bapak, ‘aqal menetapkan mesti lebih tua dari anaknya.

Mustahil pada ‘aqal adalah suatu perkara yang ‘aqal menerapkan tidak adanya, atau ‘aqal menetapkan tidak boleh jadi begitu:

Contoh :

  1. Satu lebih banyak dari dua, ‘aqal mustahilkan ya’ni aqal tidak mau terima.
  2. Anak lebih tua dari bapaknya, aqal mesti memustahilkan.

Yang disebut ja’iz pada ‘aqal itu, ialah perkara-perkara yang dapat diterima oleh ‘aqal adanya dan tidak adanya.

Contoh seperti:

  1. Orang berkepala lima, umpanya, ‘aqal mengatakan bisa jadi ada, ya’ni aqal tidak menetapkan mesti ada dan ‘aqal tidak berkata mustahil ada.
  2. Satu benda bergerak atau diam aqal berkata bisa jadi, ya’ni ‘aqal tidak mestikan dia diam dan tidak mustahilkan, dan tidak mestikan dia bergerak dan tidak mustahilkan.

Bagikan :

Vijian Faiz

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Ketemu Cinta di bawah Pohon Kurma

Sat Sep 24 , 2022
Bagikan :moreImam Ghozali, Dosen STAIN Bengkalis  Saat Umar bin Khatab Menjadi Khalifah, nama nya pun cepat terkenal seantereo jagat Arab Saudi. Para oposisi yang membencinya menyebarkan hoax, dan menghasut kepada masyarakat bahwa tidak benar jika umar hidup dengan cara yang sederhana. Sebagai seorang Khalifah, Umar hidup bergelimang harta. Itu kira-kira […]