Pemikiran politik sekularistik berbeda dengan pemikiran integralistik dan simbiotik. Jika integralistik berpendapat bahwa agama dan Negara menjadi satu kesatuan, dan sudah diatur dalam firman allah secara lengkap. Pemikiran simbiotik berpendapat bahwa Negara dan agama mempunyai wilayah yang berbeda-beda, tetapi saling mendukung atau saling membutuhkan dan saling menguatkan. Agama membutuhkan Negara […]

Jika pemikiran politik integralistik memandang bahwa Agama dan Negara menjadi satu kesatuan, maka pemikiran politik simbiotik sebaliknya, bahwa Negara dan Agama mempunyai wilayah yang berbeda. Agama berkaitan dengan firman Allah yang mengatur tentang ibadah dan berisi nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan bermasyarakat, sedangkan Negara mengatur wilayah yang bersifat operasional yang membutuhkan […]

Dalam sejarah peradaban manusia, persoalan politik sering beriringan dengan persoalan agama. Pada masa sebelum masehi, para penguasa negara dalam bentuk Imperium kekuasaan selalu membawa misi agama yang dianutnya. Sehingga klaim bahwa agama dan negara menjadi satu kesatuan pun semakin memkristal sebagai baying-bayang Tuhan di muka bumi. Kedudukan penguasa sebagai bayang-bayang […]